Cara Membuat Jilbab Anak Dari Kain Bekas
Jilbab adalah salah satu pakaian yang sering digunakan oleh kaum wanita muslim di Indonesia. Kini, jilbab tidak hanya digunakan oleh dewasa, namun juga anak-anak. Namun, membeli jilbab anak bisa menjadi pengeluaran yang cukup besar, terutama jika harus membeli secara berkala karena anak cepat tumbuh. Oleh karena itu, membuat jilbab anak dari kain bekas bisa menjadi solusi yang tepat untuk menghemat pengeluaran. Berikut adalah cara mudah membuat jilbab anak dari kain bekas.
Persiapan Membuat Jilbab Anak
Sebelum membuat jilbab anak dari kain bekas, pastikan Anda telah menyiapkan bahan-bahan yang dibutuhkan, yaitu:
- Kain bekas
- Kertas pattern atau kertas koran
- Pita elastis
- Jarum dan benang jahit
- Gunting kain dan gunting kertas
Langkah-Langkah Membuat Jilbab Anak
Berikut adalah langkah-langkah membuat jilbab anak dari kain bekas:
- Buatlah pola di atas kertas pattern atau kertas koran dengan ukuran 40 x 90 cm. Anda juga bisa mengukur kepala anak Anda terlebih dahulu dan menyesuaikan ukuran kain yang digunakan.
- Setelah itu, tempelkan pola tersebut di atas kain bekas yang sudah Anda siapkan. Kemudian, guntinglah kain sesuai dengan bentuk yang telah diukur.
- Sebelum menjahit, lipatlah kain secara simetris dan jahitlah pada sisi yang panjang terlebih dahulu.
- Setelah jahitan pertama selesai, lanjutkan dengan menjahit sisi yang pendek dengan jahitan lurus.
- Ulangi langkah sebelumnya pada sisi lainnya.
- Setelah semua jahitan selesai, pasang pita elastis pada bagian belakang jilbab dan jahitlah dengan rapi.
Pilihan Warna dan Motif Kain Bekas
Bahan yang paling sering digunakan untuk membuat jilbab anak adalah katun karena mudah dibentuk dan tidak menyebabkan iritasi pada kulit anak. Namun, saat memilih kain bekas untuk jilbab anak, pastikan kain tersebut memiliki kualitas yang baik dan warna serta motif yang cocok dengan anak Anda. Misalnya, jika anak perempuan, Anda bisa memilih kain dengan warna-warna cerah dan motif yang feminin seperti bunga atau polkadot. Sedangkan jika anak laki-laki, Anda bisa memilih kain dengan warna-warna netral seperti biru atau hijau dengan motif yang simpel seperti garis atau pola kotak-kotak.
Kesimpulan
Membuat jilbab anak dari kain bekas merupakan cara yang ekonomis dan kreatif untuk menghemat pengeluaran. Selain itu, dengan membuat jilbab sendiri, Anda juga bisa menyesuaikan dengan selera dan ukuran anak Anda. Jangan lupa untuk memilih kain bekas yang berkualitas dan sesuai dengan selera anak Anda. Selamat mencoba!